Rubber fender merupakan perangkat penahan yang dibuat dari bahan karet elastis yang dipasang di kapal, dermaga dan fasilitas pelabuhan lainnya. Fungsi utama dari fender ini adalah menyerap energi yang muncul dari benturan kapal satu dengan lainnya atau dengan dermaga sehingga energi yang diterima struktur pelabuhan atau kapal menjadi tidak terlalu besar. Cara kerja perangkat ini cukup sederhana, berikut ulasan lengkapnya.
Mengenal Cara Kerja Rubber Fender
Sebelum menggunakan perangkat penahan ini, pengguna diharuskan untuk mengetahui bagaimana cara kerja fender agar bisa memaksimalkan fungsinya. Untuk tahu cara kerjanya seperti apa lihat penjelasan singkat berikut ini.

Kapal Mendekat ke Dermaga
Fender mulai bekerja ketika ada kapal yang mendekat ke dermaga. Ketika kapal sudah semakin dekat, kru kapal dan sistem pengendali lalu lintas pelabuhan akan melakukan koordinasi untuk memastikan kapal dalam kondisi yang tepat dan melaju dengan kecepatan yang terkontrol supaya bisa sesuai dengan kapasitas perangkat yang digunakan.
Penerimaan Gaya
Ketika bagian kapal menyentuh fender akan terjadi kontak yang bisa memunculkan gaya benturan. Pada kondisi ini, energi kinetik yang muncul dari kapal akan dipindahkan ke fender. Begitu muncul gaya kontak, badan fender akan mengalami deformasi elastis.
Material karet akan mulai meregang, mengerut atau menekuk sesuai dengan bentuk fender yang digunakan. Energi kemudian akan diserap lalu dilepaskan secara perlahan agar tidak merusak bagian pelabuhan ataupun kapal.
Proses Pengembalian ke Bentuk Awal
Ketika kapal mulai menjauhi dermaga, gaya kontak yang timbul mulai berkurang dan rubber fender akan kembali ke bentuk awal. Elastisitas material karet pada perangkat ini memungkinkan fender untuk bisa pulih tanpa mengalami kerusakan yang parah.
Setelah bentuknya sudah kembali, fender bisa menghadapi benturan dari kapal berikutnya. Kalau fender selalu dalam kondisi yang baik maka efektivitas perangkat ini akan tetap terjaga dan bisa melindungi dermaga dan kapal secara maksimal di benturan berikutnya.
Faktor Utama yang Mempengaruhi Kinerja Rubber Fender

Bagus dan tidaknya kinerja fender dipengaruhi beberapa faktor utama, berikut ini beberapa contoh faktornya.
Kecepatan Kapal
Fender bisa bekerja secara maksimal atau tidak tergantung dari kecepatan kapal yang berlabuh. Kalau kapal yang berlabuh melaju dengan kecepatan yang tinggi maka efektivitas fender akan berkurang dan begitu juga sebaliknya. Jadi kalau ingin fender bisa bekerja secara maksimal sebaiknya menggunakan Fender yang sesuai dengan kecepatan maksimum kapal.
Bobot dan Ukuran Kapal
Ukuran dan bobot kapal yang berlabuh juga sangat mempengaruhi efektivitas fender. Perangkat ini akan mampu menyerap energi dengan sempurna apabila kapasitasnya sesuai dengan jumlah energi yang dihasilkan dari benturan kapal dan dermaga. Kalau kapal yang sering berlabuh adalah kapal ukuran besar maka fender yang cocok digunakan adalah fender dengan kapasitas yang tinggi
Jenis Fender
Jenis fender yang digunakan juga mempengaruhi kualitas performa fender. Agar performanya bagus sebaiknya pilih jenis fender yang sesuai dengan kebutuhan. Contohnya pneumatic fender bisa digunakan untuk kapal dengan kecepatan yang cukup tinggi. Sedangkan untuk kapal yang kecepatannya sedang dan rendah bisa menggunakan fender karet.
Posisi Pemasangan
Penempatan rubber fender juga mempengaruhi kemampuan fender dalam mendistribusikan gaya yang timbul akibat benturan kapal dengan dermaga atau kapal dengan kapal lain. Kalau bisa memasang fender di lokasi yang tepat maka distribusi gaya bisa lebih merata sehingga kapal dan dermaga tidak mengalami kerusakan ketika muncul benturan yang cukup keras.
