Apa Itu Backend Developer: Tugas, Skill, Serta Gajinya

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Apa itu Backend Developer? Salah Satu pekerjaan yang cukup menarik perhatian banyak orang sekarang ini yaitu Backend Developer.

Hal yang membuat pekerjaan ini begitu menarik karena menawarkan jenjang karir yang cukup bagus dengan gaji yang relatif besar.

Sekarang ini, ada banyak sekali perusahaan yang membutuhkan seorang Backend Developer. Oleh karena itu, biasanya orang-orang yang memiliki keahlian dalam bidang tersebut tidak akan kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan.

Apa Itu Backend Developer?

Backend Developer adalah seseorang yang bertugas untuk menangani sisi server dari sebuah aplikasi atau website. Seorang Backend Developer dituntut untuk memiliki kemampuan yang baik mengenai database serta logika.

Untuk bagian dari aplikasi yang biasa Anda gunakan, seperti misalnya tombol, form, dan lain sebagainya itu biasa disebut sebagai Frontend.

- Advertisement -

Ketika Anda menjalankan sebuah tugas tertentu pada aplikasi, perlu diketahui bahwa ada proses yang dilakukan di belakang layar.

Disitulah tugas seorang Backend Developer untuk mengolah fitur yang tersedia supaya bisa berjalan dengan baik. Jadi, Backend Developer ini bisa dikatakan menjadi inti dari pembuatan fitur dalam sebuah aplikasi.

Tentu ada berbagai macam skill yang harus dimiliki oleh seorang Backend Developer. Beberapa diantaranya yaitu mengenai basis data, bahasa pemrograman, API, dan masih banyak lagi lainnya.

- Advertisement -

Tugas-Tugas Backend Developer

Setelah mengetahui apa itu Backend Developer, sekarang waktunya bagi Anda untuk mengetahui tugas-tugas yang perlu dilakukan oleh seorang Backend Developer.

Bisa dikatakan, penulisan kode yang terjadi di belakang layar itu membutuhkan kemampuan analisis yang baik. Berikut beberapa tugas dari seorang Backend Developer.

1. Merancang Database

Salah satu tugas dasar dari seorang Backend Developer yaitu merancang database. Database adalah tempat dimana nantinya seluruh data pada aplikasi Anda akan disimpan.

Backend Developer dituntut untuk merancang database yang efisien untuk digunakan. Untuk urusan keamanan juga harus diperhatikan dengan baik.

- Advertisement -

Apalagi, jika data-data yang disimpan merupakan data-data penting yang tidak boleh bocor kepada pihak luar.

2. Membuat Efisien Struktur Data Yang Sudah Ada

Tugas Backend Developer yang kedua yaitu meningkatkan struktur data yang telah tersedia.

Perlu diketahui, terkadang seorang developer itu tidak membuat aplikasi dari 0. Melainkan mengembangkan aplikasi yang sudah ada sebelumnya.

Penting untuk seorang Backend Developer itu bisa meningkatkan struktur yang ada supaya lebih efisien. Dengan begitu nantinya performa aplikasi atau website akan menjadi lebih maksimal.

3. Merancang Alur Sebuah Aplikasi

Backend Developer  juga memiliki tugas untuk merancang alur dari sebuah aplikasi atau website.

Sangat penting untuk membuat alur yang mudah dipahami oleh semua orang. Untuk merancang software yang berkualitas itu tidak semudah yang Anda bayangkan.

Karena, di sini dibutuhkan logika yang sangat baik serta kemampuan dalam membuat kode yang berkualitas tinggi.

4. Menulis Kode Dan Melakukan Testing

Tugas Backend Developer Yang harus dikuasai dengan baik yaitu mengenai penulisan kode serta testing.

Setelah alur aplikasi ditentukan, tentunya seorang developer juga harus bisa mengimplementasikannya dalam sebuah kode.

Testing adalah sebuah proses untuk memastikan jika fitur yang dibuat itu sudah sesuai dengan kebutuhan. Biasanya ketika ada kekurangan setelah dilakukan testing, maka akan dilakukan langkah-langkah perbaikan.

5. Memperhatikan Keamanan

Keamanan menjadi salah satu faktor yang memang tidak boleh dilupakan dalam membangun sebuah aplikasi atau website.

Apalagi sekarang ini, kejahatan di internet semakin marak terjadi. Oleh karena itu seorang developer harus membangun sebuah aplikasi yang aman untuk digunakan dan bisa terhindar dari berbagai macam serangan di internet.

Ada beberapa hal yang mungkin perlu untuk dipelajari oleh seorang Backend developer yaitu mengenai SQL injection, phishing, dan beberapa lagi lainnya.

6. Mengatasi Error Yang Muncul

Error yang terjadi pada sebuah aplikasi itu adalah hal yang sangat wajar. Salah satu tugas seorang Backend Developer yaitu memperbaiki error.

Apabila sebuah aplikasi atau website sudah memasuki production, maka jika terjadi error harus ditangani dengan cepat. Ini penting supaya para penggunanya tidak merasa terganggu.

7. Memikirkan Fitur Yang Perlu Ditambahkan Pada Aplikasi

Aplikasi yang bagus yaitu aplikasi yang memiliki banyak fitur tetapi tetap mudah untuk digunakan.

Seorang developer itu biasanya dituntut untuk menganalisis fitur apa yang dibutuhkan. Karena ketika fitur yang dibuat itu tidak lengkap atau berantakan tentunya akan sangat mengganggu.

Skill Yang Perlu Dipelajari Oleh Backend Developer

Skill menjadi salah satu komponen wajib yang harus dimiliki oleh Backend Developer. Ada banyak hal yang harus dipelajari dan dikuasai dengan baik.

1. Bahasa Pemrograman

Untuk menjadi seorang Backend Developer, paling tidak Anda memahami salah satu bahasa pemrograman yang bisa digunakan sebagai untuk sisi server.

Ada berbagai macam bahasa pemrograman yang sekarang bisa digunakan pada Backend. Contoh yang paling umum untuk dipelajari yaitu PHP.

Selain menggunakan bahasa pemrograman PHP, Anda juga bisa menggunakan bahasa pemrograman lain seperti misalnya Golang, python, dan masih banyak lagi lainnya.

2. Manajemen Database

Skill berikutnya yang sepertinya wajib untuk dikuasai oleh seorang Backend developer yaitu manajemen database.

Sekarang ini ada berbagai macam layanan database yang bisa digunakan. Akan tetapi secara umum database itu bisa dibedakan menjadi SQL dan nosql.

Jadi nantinya ketika membeli database usahakan disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Karena biasanya setiap database itu memiliki kekurangan serta keunggulannya masing-masing.

3. Framework Backend

Dengan menggunakan framework Backend yang berkualitas itu akan sangat bermanfaat. Karena proses pembuatan aplikasi atau website menjadi lebih cepat.

Karena Anda tidak perlu menulis kode dari nol. Beberapa Framework yang sekarang ini cukup umum digunakan yaitu Laravel, Codeigniter, Django dan masih banyak lagi lainnya.

Anda bisa memilih salah satu Framework yang sekiranya akan membantu pekerjaan Anda menjadi lebih cepat.

4. Cara Penggunaan API

Perlu Anda ketahui, untuk menghubungkan bagian Frontend dengan bagian Backend Itu dibutuhkan API atau application programming interface.

Oleh karena itu, seorang Backend Developer ini wajib memahami cara kerja dari API serta cara menggunakannya.

5. Manajemen Server

Sebuah aplikasi biasanya akan berjalan dengan lancar jika server yang digunakan juga berjalan dengan baik.

Secara sederhana, server ini memiliki tugas untuk melakukan berbagai macam perintah atau request yang diberikan oleh pemakainya.

6. Cara Menggunakan Version Control

Salah satu version control yang sangat populer sekarang ini yaitu Git. Ini adalah sebuah aplikasi yang akan mempermudah Anda dalam mengatur file ketika menulis sebuah kode.

Dengan adanya Git para developer juga bisa bekerja sama dengan sangat mudah. Jadi kebanyakan orang-orang yang bekerja di IT itu bisa bekerja Dari mana saja tidak harus datang ke kantor.

Ini menjadi salah satu kemampuan yang sepertinya wajib dimiliki oleh seorang programmer. Karena memang pada dunia nyata Git itu banyak sekali digunakan ketika mengembangkan sebuah aplikasi.

Bahasa Pemrograman Untuk Backend Developer

Salah satu hal yang wajib untuk dikuasai oleh Backend Developer yaitu mengenai bahasa pemrograman yang banyak digunakan untuk Sisi Backend.

Untuk mempelajari semuanya mungkin saja tidak mungkin. Anda cukup memilih salah satu yang paling menarik. Berikut beberapa bahasa pemrograman untuk Backend.

1. Java

Bisa dikatakan, jika Java merupakan salah satu bahasa pemrograman paling populer dan banyak digunakan untuk membuat aplikasi.

Salah satu alasannya yaitu memiliki fitur yang untuk lengkap, serta memiliki performa yang baik untuk membangun sebuah aplikasi.

2. Python

Bahasa pemrograman untuk Backend Developer berikutnya yaitu Python. Ini merupakan salah satu bahasa pemakaman yang bisa dikatakan sangat mudah untuk dipelajari.

Salah satu keunggulan yang ditawarkan yaitu sangat fleksibel, serta cara penulisan kode yang relatif lebih singkat dibandingkan dengan beberapa bahasa pemrograman yang lain.

3. PHP

Untuk Anda yang ingin mengembangkan sebuah website, PHP itu bisa menjadi pilihan yang sangat tepat. Karena dengan menggunakan PHP proses pembuatan website itu akan menjadi lebih cepat.

Berapa Gaji Backend Developer?

Bisa dikatakan jika memang pekerjaan IT itu sangat menjanjikan. Oleh karena itu, tidak sedikit orang yang memang tertarik menjadi seorang programmer.

Lalu sebenarnya berapa gaji seorang Backend Developer? Untuk fresh graduate atau junior biasanya mendapatkan gaji antara 6 juta sampai 8 juta.

Akan tetapi, tidak sedikit juga yang mungkin masih mendapatkan gaji 4 juta. Untuk yang sudah senior itu memiliki peluang gaji yang sangat besar, bisa mencapai ratusan juta setiap bulan.

Salah satu hal yang mungkin perlu diperhatikan dengan baik oleh orang-orang yang ingin menjadi seorang Backend Developer yaitu mempersiapkan skill dengan baik serta fisik yang kuat.

Karena biasanya, dalam membangun sebuah aplikasi itu dibutuhkan waktu yang cukup panjang. Tentu saja, Anda akan diminta untuk menyelesaikannya tepat waktu. Yang kadang menjadi masalah yaitu ketika terjadi error atau masalah lainnya dalam proses pengembangan.

Hal-Hal Yang Perlu Dipersiapkan Untuk Menjadi Seorang Backend Developer

Tentu saja untuk menjalani pekerjaan sebagai seorang Backend Developer ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan, berikut beberapa diantaranya.

1. Laptop Atau Komputer Yang Sesuai Dengan Kebutuhan

Satu hal yang pastinya wajib untuk dimiliki yaitu laptop atau komputer. Penting untuk memilih laptop atau komputer yang memiliki spesifikasi untuk menjalankan aplikasi-aplikasi yang biasa digunakan oleh seorang Backend Developer.

Ini menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan, karena laptop ketika menggunakan laptop yang lemot ini akan menjadi masalah.

2. Koneksi Internet Yang Stabil

Koneksi internet menjadi hal yang tidak akan terpisahkan dari seorang Backend Developer.

Sangat disarankan untuk menggunakan koneksi internet yang stabil supaya tidak mengganggu. Pada kenyataannya, dalam menulis kode biasanya seorang programmer juga bergantung kepada internet jika terjadi error.

Selain Itu, internet ini juga sangat efektif untuk dimanfaatkan mencari informasi yang dibutuhkan dalam membuat aplikasi yang sedang dikerjakan.

3. Fisik Yang Prima

Seorang programmer memang biasanya memiliki waktu bekerja yang fleksibel. Akan tetapi tetap dibutuhkan fisik yang prima supaya tidak mengalami kelelahan.

Karena memang terkadang, Anda harus menyelesaikan tugas dengan cepat sehingga harus bekerja hingga larut malam.

Backend Developer adalah salah satu pekerjaan yang sangat menarik saat ini. Penjelasan kami mengenai apa itu Backend Developer semoga bisa menjawab rasa penasaran Anda.

- Advertisement -
- Advertisement -
Dany Pradana
Dany Pradanahttps://zulletin.com/
Ordinary Man with BIG DREAMS
Artikel Terbaru
- Advertisement -
Artikel Terkait
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -