Mengirim lamaran kerja lewat email adalah salah satu cara yang paling umum dan praktis di era digital seperti sekarang.
Namun, tahukah Anda bahwa ada etika dan langkah-langkah khusus yang perlu kita perhatikan agar email lamaran kerja kita terlihat profesional dan menarik perhatian HRD?
Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap cara mengirim email lamaran kerja dengan benar agar peluang diterima kerja semakin besar.
Mengapa Penting Mengetahui Cara Mengirim Email Lamaran Kerja dengan Benar?
Seringkali, kita menganggap sepele proses pengiriman email lamaran. Padahal, email adalah kesan pertama yang diberikan kepada perusahaan. Jika email yang dikirim berantakan atau tidak sesuai etika, kemungkinan besar lamaran tidak akan dilanjutkan ke tahap berikutnya.
Berikut beberapa alasan mengapa kita harus memahami cara mengirim email lamaran kerja dengan benar:
- Memberikan kesan profesional kepada perekrut
- Meningkatkan kemungkinan lamaran dibaca dan dipertimbangkan
- Menghindari kesalahan teknis atau komunikasi
Persiapan Sebelum Mengirim Email Lamaran Kerja
Sebelum kita membahas cara mengirim email lamaran kerja, Anda perlu mempersiapkan beberapa hal penting, antara lain:
1. CV (Curriculum Vitae)
CV adalah dokumen utama yang menjelaskan profil singkat Anda, pengalaman kerja, pendidikan, serta keterampilan yang relevan.
2. Surat Lamaran Kerja
Surat ini menjelaskan niat Anda untuk melamar pekerjaan tertentu dan menjelaskan secara singkat alasan Anda cocok untuk posisi tersebut.
3. Portofolio (jika diperlukan)
Terutama untuk pekerjaan di bidang kreatif, portofolio bisa menjadi nilai tambah yang signifikan.
4. Format File Yang Digunakan
Pastikan semua dokumen Anda dalam format PDF untuk menjaga struktur dan tampilan file tetap rapi saat dibuka di perangkat HRD.
Langkah-langkah Cara Mengirim Email Lamaran Kerja
Agar lebih mudah dipahami, berikut langkah-langkah lengkap dalam bentuk poin:
1. Gunakan Alamat Email yang Profesional
Gunakan alamat email yang mencerminkan profesionalisme. Hindari menggunakan nama-nama yang tidak pantas atau mengandung angka acak.
Contoh email yang baik: namalengkap@gmail.com
Menggunakan email yang rapi menunjukkan bahwa Anda serius dalam mencari pekerjaan. Selain itu, hindari mengirim lamaran dari email orang lain atau email kantor lama.
Jika Anda belum memiliki email yang profesional, sebaiknya buat akun baru khusus untuk keperluan melamar kerja. Pastikan juga Anda rutin mengecek email tersebut untuk balasan dari HRD.
2. Tulis Subjek Email yang Jelas dan Sesuai
Subjek email adalah hal pertama yang dilihat oleh penerima. Gunakan format subjek yang jelas dan mencantumkan posisi yang dilamar.
Contoh:
Lamaran Pekerjaan – Digital Marketing – Nama Lengkap
Subjek yang rapi akan memudahkan HRD menyortir lamaran sesuai posisi yang tersedia. Selain itu, hindari menggunakan huruf kapital semua karena bisa dianggap tidak sopan atau agresif.
3. Tulis Salam Pembuka yang Sopan
Gunakan salam pembuka yang formal dan sesuai. Jika Anda mengetahui nama penerima, gunakan langsung.
Contoh:
Kepada Yth. Bapak/Ibu HRD PT Maju Bersama
Dengan hormat,
Menggunakan salam yang tepat menunjukkan bahwa Anda memiliki etika komunikasi yang baik. Jangan lupa untuk menyebutkan nama perusahaan agar terlihat personal dan tidak seperti email massal.
4. Isi Email dengan Ringkas dan Informatif
Paragraf isi email harus menjelaskan secara singkat:
- Nama dan posisi yang dilamar
- Sumber informasi lowongan
- Alasan Anda tertarik melamar
- Kualifikasi utama Anda
Contoh:
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama: [Nama Anda]
Dengan ini mengajukan lamaran untuk posisi Digital Marketing di PT Maju Bersama, sebagaimana yang saya lihat pada situs resmi perusahaan. Saya memiliki pengalaman selama 3 tahun di bidang yang sama dan percaya diri dapat memberikan kontribusi terbaik.
Pastikan informasi dalam email tidak terlalu panjang karena bisa membuat HRD enggan membaca. Fokus pada poin penting saja.
5. Cantumkan Lampiran dengan Rapi
Sebutkan file yang dilampirkan dalam email, seperti CV, surat lamaran, dan portofolio. Beri nama file yang jelas dan profesional.
Contoh nama file:
- CV_NamaLengkap.pdf
- SuratLamaran_NamaLengkap.pdf
Pastikan semua file terbuka dengan baik dan tidak rusak. Anda bisa mengecek terlebih dahulu sebelum mengirim.
6. Akhiri Dengan Penutup dan Salam
Tutup email dengan ucapan terima kasih dan harapan untuk mendapatkan kesempatan wawancara.
Contoh:
Demikian lamaran ini saya sampaikan. Besar harapan saya untuk dapat diberikan kesempatan wawancara lebih lanjut.
Terima kasih atas perhatian dan waktunya.
Hormat saya,
[Nama Anda]
[Nomor HP aktif]
Salam penutup yang baik menunjukkan sopan santun dan keinginan Anda untuk menjalin komunikasi lebih lanjut.
Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Mengirim Email Lamaran
Agar email Anda tidak langsung dihapus oleh HRD, hindari kesalahan berikut:
- Mengirim tanpa subjek email
- Menulis email terlalu panjang atau tidak relevan
- Melampirkan file yang tidak jelas namanya atau rusak
- Menggunakan bahasa informal atau tidak sopan
- Salah kirim atau kirim ke banyak perusahaan sekaligus dalam satu email
Menghindari kesalahan ini akan membuat lamaran Anda lebih profesional dan diterima dengan baik.
Tips Tambahan untuk Meningkatkan Peluang Diterima
- Periksa ulang tata bahasa dan ejaan
- Gunakan tanda baca yang sesuai
- Jangan terburu-buru mengirim
- Gunakan tanda tangan email yang rapi
Jika perlu, Anda bisa minta teman untuk memeriksa isi email sebelum dikirim. Terkadang kita tidak sadar ada kesalahan kecil yang berdampak besar.
Contoh Template Email Lamaran Kerja
Berikut ini contoh lengkap email lamaran kerja yang bisa Anda tiru:
Subjek: Lamaran Pekerjaan – Content Writer – Nama Lengkap
Kepada Yth. Bapak/Ibu HRD PT Kreatif Digital
Dengan hormat,
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama: Raka Andika
Alamat: Jl. Merdeka No. 12, Jakarta
No. HP: 0812-xxxx-xxxx
Dengan ini mengajukan lamaran untuk posisi Content Writer sebagaimana yang saya lihat di situs karir perusahaan. Saya memiliki pengalaman 2 tahun sebagai penulis konten di industri teknologi dan memiliki keahlian SEO.
Sebagai bahan pertimbangan, bersama ini saya lampirkan:
– CV
– Surat Lamaran
– Portofolio
Besar harapan saya untuk mendapatkan kesempatan wawancara agar dapat menjelaskan lebih lanjut potensi saya. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.
Hormat saya,
Raka Andika
FAQ
Apakah Harus Mencantumkan Subjek Email?
Ya, subjek email sangat penting karena membantu HRD menyortir email dan mengetahui isi email tanpa harus membukanya terlebih dahulu.
Lebih Baik Mengirim Email Pada Jam Berapa?
Disarankan untuk mengirim email pada hari kerja, antara pukul 08.00 hingga 10.00 pagi. Waktu ini biasanya HRD mulai membaca email masuk.
Bolehkah Melamar Ke Banyak Perusahaan Sekaligus?
Boleh, tapi jangan kirim dalam satu email ke banyak alamat sekaligus (menggunakan CC atau BCC). Kirim email satu per satu untuk menunjukkan keseriusan Anda.
Memahami cara mengirim email lamaran kerja yang baik dan benar sangat penting untuk membuka pintu awal menuju pekerjaan impian Anda.
Dengan mengikuti panduan ini, kita bisa mengirim lamaran kerja secara profesional dan meningkatkan peluang dipanggil wawancara. Jangan lupa selalu cek kembali isi email sebelum dikirim dan gunakan bahasa yang sopan serta profesional.


