ZULLETIN.COM – Terdapat beberapa makanan dan minuman yang wajib dihindari saat puasa karena dapat menurunkan imunitas tubuh
Sistem Imunitas sangat mempengaruhi kerja tubuh apalagi sedang menjalankan ibadah puasa.
Kesalahan dalam mengonsumsi minuman saat puasa akan menyebabkan terganggunya kesehatan tubuh.
Apa saja minuman yang wajib dihindari saat puasa?
1. Kafein
Kafein adalah zat aktif yang banyak ditemukan pada minuman teh (teh manis, teh tubruk, teh celup), kopi dan kakao.
Kafein memiliki manfaat baik untuk tubuh seperti antioksidan, laksatif alami, dan sebagai penambah stamina.
Konsumsi kafein yang berlebihan dapat menimbulkan dampak buruk untuk kesehatan.
Kafein dapat meningkatkan dehidrasi dalam tubuh saat puasa, sehingga tubuh akan cepat merasa haus.
Peningkatkan gerakan usus juga merupakan dampak buruk kafein, sehingga akan membuat tubuh merasa cepat BAB dan merasa lebih cepat lapar.
Selain itu, Kafein mengaktifkan noradrenalin dalam tubuh, sehingga akan meningkatkan hormon kortisol.
Ketika hormon kortisol diproduksi terlalu banyak dalam tubuh, akan memicu stress. Mulai dari stress fisik maupun stress mental.
Kafein akan memicu pengaktifan hormon kortisol, hormon kortisol ini akan meningkatkan inflamasi dalam tubuh, dan membuat sistem imun melemah.
Sistem imun melemah akan menyebabkan masuknya bakteri dan virus dan menyebabkan badan menjadi sakit serta stress.
Kafein dapat menyebabkan sakit perut yang berlebih pada penderita asam lambung dan maag.
Hal ini karena lambung memiliki katup yang dapat membuka dan menutup.
Ketika perut kosong, lalu mengonsumsi kafein maka katup lambung akan melemah dan membuka, sehingga asam lambung akan naik dan sakit perut.
2. Minuman yang mengandung diuretik
Makanan dan minuman diuretik merupakan makanan dan minuman yang merangsang tubuh kita mengeluarkan cairan berlebih dalam tubuh.
Minuman diuretik sebagian terkandung dalam minuman ber-kafein, seperti teh, dan kopi. Namun, tidak semua minuman diuretik itu mengandung kafein.
Misalnya, minuman ekstrak bunga dandelion, jahe, ekstrak bunga sepatu, jus seledri, jus parsley dan masih banyak lagi.
Minuman diuretik dapat menyebabkan rabdomiolisis. Rabdomiolisis terjadi karena dehidrasi akut setelah mengonsumsi makanan-makanan tersebut.
3. Minuman mengandung gula
Minuman yang wajib dihindari saat puasa adalah minuman mengandung gula. Baik gula pasir, susu, gula batu, gula merah, gula aren, dan segala jenis gula.
Menurut penelitian, 75 gram gula setara dengan 2 kaleng minuman bersoda atau 1 cup besar es buah dan kolak.
Minuman dan makanan ini akan secara langsung menurunkan sistem imun dalam tubuh.
Setelah 30 menit kita mengonsumsi minuman yang mengandung gula, tubuh akan mengalami penurunan kualitas sistem imun tubuh.
Penurunan kualitas sistem imun bertahan 5 jam setelah mengkonsumsi minuman mengandung gula, sehingga tubuh rentan terserang penyakit.
Cara memenuhi asupan gula tanpa mengkonsumsi minuman yang wajib dihindari saat puasa
Memenuhi asupan gula dalam tubuh tidak hanya dari minuman-minuman yang wajib dihindari saat puasa tersebut.
Gula dapat diperoleh dari mana saja di dalam tubuh, bisa dengan merombak protein untuk cadangan gula atau mengonsumsi buah-buahan.
Manis dari buah-buahan mengandung gula alami yang dapat menggantikan asupan gula dalam tubuh.
Misalnya, mengknsumsi pepaya. pepaya mengandung banyak gula, vitamin, mineral, serat dan masih banyak lagi senyawa bioaktif yang lebih lengkap.
Apabila kita mengonsumsi gula putih, gula merah maupun yang lain, ini tidak mengandung vitamin, serat dan mineral.
Dengan kita mengetahui minuman yang wajib dihindari saat puasa, kita lebih mempersiapkan diri dalam mengambil langkah.
Memaksimalkan sistem imun kita dengan baik, agar ibadah puasa terasa lebih nikmat dan lancar.

